Sunday, September 29, 2013

Fishing, technique or luck?

Sempat terlintas di benak saya mengenai sebuah pernyataan dari seorang teman: "Mancing itu tergantung muka (wajah)". Well, mungkin terdengar sedikit aneh, kenapa juga harus tergantung muka? Sebenernya, yang dimaksud dengan "tergantung muka" itu adalah luck atau keberuntungan.

Jadi ceritanya begini, suatu sore di sebuah tempat bernama Menyaok, saya dan beberapa rekan angler sedang casting gabus. Saya dan seorang rekan berinisial "A" bisa dikatakan memiliki tackle yang lumayan lengkap buat casting ikan jenis snakehead ini. First cast, no strike...second cast, no strike...third cast, again, no strike...begitu seterusnya, hingga beberapa menit kita cast dengan backhand style, bull whip style, koprol style...ga satupun gabus yang berminat menghantam lure. lure yang dipake juga bermacam-macam, mulai dari top water lure, minnow, crank, hard frog, dll. Rasa putus asa mulai menggerogoti semangat yang tadinya berjudul "45", hingga memunculkan sebuah pertanyaan, "koq ga ada gabus di tempat seindah dan seelok ini?". Rasa Penasaran kembali membuat semangat kita berkobar, pokoknya hari ini harus ada hook up. Yess...saya ingin berteriak "SUTREEEEEKKKK!". Namun sang gabus masih aja ga berminat menghantam lure. Akhirnya kita berdua beristirahat sejenak sambil menikmati sebatang rokok dan sebotol minuman mineral.

Tiba-tiba saja dari arah belakang, seorang rekan angler lain nyelonong masuk dan ambil posisi siap lempar, "tergantung muka!" tegasnya dengan gaya sedikit nyeleneh. Berbekal rod yang bisa dibilang standar, dan lure murmer (murah meriah), cast pertama dilakukan tanpa ada sentuhan sama sekali. Selanjutnya cast kedua, kali ini di area sepanjang pinggiran danau tempat dimana tadinya saya dan rekan berinisial "A" udah beberapa kali cast tanpa strike. Tanpa diduga, ada sambaran gabus, cuma tidak mengenai hook. Cast ketiga dilakukan di tempat yang sama, dan...strike!...namun hanya beberapa detik fight, gabus pun lepas, yaaa...boncos! Hal tersebut menjadi bahan pembicaraan hingga malam hari ketika kita nongkrong bareng di sebuah warung kopi.

Apabila diperhatikan alur cerita di atas, bisa diambil kesimpulan bahwa selain teknik dan skill, faktor yang tidak kalah pentingnya adalah luck atau keberuntungan. 3 (tiga) jam yang lalu saya menulis status di Facebook "Fishing is about technique and more important is luck, so...jangan malu kalo punya tackle murmer." Dalam hal memancing, pengalaman, skill/tehnik, dan luck sangat mempengaruhi hasil pancingan. Ketika pada suatu saat mancing kita sudah mempraktekkan pengalaman dan skill serta teknik yang ampuh dalam hal casting namun tidak menghasilkan strike, maka jurus pamungkas terakhir adalah "berharap dewi fortuna mengulurkan tangannya memberi bantuan", maaf, bukan jurus pamungkas, tetapi mantra pamungkas.

Bersambung...