Thursday, November 29, 2012

CNR

Apa sih CNR? CNR adalah kependekan dari Catch and Release. Wikipedia menerangkan bahwa CNR adalah sebuah praktek yang dilakukan dalam recreational fishing yang tujuannya untuk konservasi, dalam hal ini, konservasi terhadap ikan. Oleh karena jumlah beberapa spesies ikan sudah mulai berkurang, maka dihimbau kepada setiap pemancing untuk menerapkan CNR. prakteknya dapat dilakukan dengan cara menggunakan mata pancing tanpa ruit (barbless hook), agar mata pancing mudah dilepas pada saat ikan masih berada dalam air. Penggunaan mata pancing tanpa ruit sangat penting, karena dapat mengurangi tingkat cedera pada ikan, dan penanganannya juga lebih singkat.

Salah satu sisi baik dari CNR adalah, ikan dapat bertahan hidup setelah dipancing. Tapi tahukah anda, bahwa CNR juga merupakan salah satu faktor yang dapat membunuh ikan? Kesalahan penanganan pada saat akan melepas mata pancing dapat membuat ikan mati. Penelitian membuktikan bahwa ikan yang terkena mata pancing (meskipun telah di-release) akan mengalami physiological stress yang dapat membuatnya shock. Mata pancing yang terkait pada bagian mulut ikan, atau bahkan tertelan, akan dilepas oleh pemancing dengan cara memasukkan jari atau tang ke dalam mulut/tenggorokan, ketika mata pancing terlepas, beberapa bagian kecil tenggorokan atau bahkan daging juga ikut terlepas hingga mengakibatkan daya tahan tubuh mereka terganggu. Hal tersebut dan beberapa luka lain dapat menyebabkan ikan tersebut menjadi mangsa yang empuk bagi predator.

Ikan dapat merasakan sakit. Seperti halnya binatang atau hewan lain, ikan juga memiliki jaringan syaraf. Ikan yang terkait mata pancing akan berusaha untuk melepaskan diri dari ketakutan dan rasa sakit. Begitu ikan berhasil ditarik dari air, maka mereka akan lemas, sulit bernafas, dan insang tidak akan berfungsi.

Kepada rekan-rekan pemancing, CNR tidak semudah yang kita bayangkan, bukan?

Sumber berita:

People for Ethical Treatment of Animals

Science Daily

0 comments:

Post a Comment